Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/www/htdocs/newsipid/_lib/viewer.class.php on line 509 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/www/htdocs/newsipid/_lib/viewer.class.php on line 509
ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

PROFIL DAERAH KABUPATEN BANGKA TENGAH

 

KOMODITI UNGGULAN DAERAH

 

LINK TERKAIT

 

KONTAK DI DAERAH

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 5255284


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :
 

Sun, 29 Mar 2015

Profil Daerah Kabupaten Bangka Tengah
 

Logo Daerah Kabupaten Bangka Tengah Secara administratif wilayah Kabupaten Bangka Tengah berbatasan dengan

- Laut china Selatan sebelah timur
- Selat Bangka di sebelah Barat
- Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang di sebelah utara
- Kabupaten Bangka Selatan di sebelah selatan

Wilayah Kabupaten Bangka Tengah terletak di Pulau Bangka dengan luas lebih kurang 2.126,36 km2 dan terbagi menjadi 56 Desa, 7 Kelurahan dan 6 kecamatan... Selengkapnya »



Peta Potensi
 

Klik bagian Legenda di bawah dan pilih komoditi yang akan ditampilkan.

Legenda


  


Feed News    Berita Terbaru
 

Kegiatan Pengumpulan Data Ubinan Sub Round I Tahun 2015 


Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Tengah pada bulan Januari April 2015 (subround I) ini menyelenggarakan kegiatan pengumpulan data produktivitas tanaman pangan (padi dan palawija). Pengumpulan data ini dilakukan secara sampel dengan pendekatan rumah tangga. Sebelum pelaksanaan pengumpulan data ini didahului dengan kegiatan updating Blok Sensus(BS) yang dilakukan padaBS terpilih sebanyak 13 sampel BS dari pusat pada bulan Desember 2014 yang lalu. Dalam proses updating BS ini, di wilayah Bangka Tengah sempat terjadi pergantian sampel BS yang dikarenakan setelah dilakukan identifikasi awal, BSterpilih tersebut bukan merupakan BS konsentrasi tanaman pangan. Sebagaimana kita ketahui bahwa di Kabupaten Bangka Tengah memang bukan wilayah sentra tanaman pangan namun sentra perkebunan.


Sampai awal Februari ini, kegiatan ubinan sudah di Kecamatan Koba, Lubuk Besar, Namang, dan Sungai Selan dengan komoditas tanaman yang diubin adalah jagung,kacang tanah, padi ladang, dan ubi kayu. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pengukuran langsung pada plot ubinan terpilih dan kemudian mewawancarai petani sampel untuk keterangan yang berkaitan dengan penggunaan pupuk, benih,pengairan, pestisida, cara penanaman dan sebagainya.



Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dari Seksi StatistikProduksi Badan Pusat Statistik. Dalam Pelaksanaanya kegiatan ubinan di Kabupaten melibatkan petugas dari dinas terkait. Dari kegiatan ubinan yang telah dilaksanakan oleh BPS Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 9 plot ubinan, terdapat 6 plot ubinan yang dilakukan bersama dengan PPL Pertaniansetempat.  Kegiatan ubinan ini masih akan dilaksanakan sepanjang tahun terbagi dalam tiga sub round.






Pelaksanaan Pendataan Podes di Desa Benteng-Pangkalan Baru 

Dalam rangka kegiatan Pendataan Potensi Desa (Podes) di Kabupaten Bangka Tengah seluruh petugas sudah melakukan kunjungan ke kantor-kantor kecamatan dan kantor desa/kelurahan di Kabupaten Bangka Tengah sejak awal bulan April 2014. Petugas pendataan di Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 14 orang yang terdiri dari PCL (Petugas Pencacah Lapangan) dan PML (Petugas Pengawas Lapangan).

Hari Selasa, tanggal 15 April 2014 Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) Pangkalan Baru, Laravita yang ditemani pengawas dari BPS Kabupaten Bangka Tengah, Mulatsih mendatangi Kantor Desa Benteng untuk melakukan pendataan setelah melakukan perjanjian dengan beberapa nara sumber terkait dengan data dan informasi yang akan ditanyakan. Pada saat pendataan Potensi Desa di Desa Benteng tersebut hadir beberapa nara sumber yangterdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa (Sekdes), Pekerja Sosial Masyarakat(PSM) dan Kaur terkait.

Data yang ditanyakan cukup banyak, adapun isi kuesioner Potensi Desa (Podes) adalah sebagai berikut: Keterangan Umum Desa; Kependudukan dan Ketenagakerjaan; Perumahan dan Lingkungan Hidup; Bencana Alam dan MitigasiBencana Alam; Pendidikan dan Kesehatan; Sosial Budaya, Hiburan dan Olahraga; Angkutan; Komunikasi dan Informasi; Penggunaan Lahan; Ekonomi; Keamanan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Otonomi yang mencakup tentang keuangan desa dan diakhiri dengan Keterangan Aparatur Pemerintah Desa.

Kualitas data Podes sangat didukung dengan data yang tersedia di masing-masing Desa/Kelurahan ataupun Kecamatan. Sejauh ini respon para aparatur pemerintah terkait pendataan podes di Kabupaten Bangka Tengah sangat baik. Semoga pendataan Podes berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas. (Sa01)


Rapat Koordinasi BPS-Pemkab Bangka Tengah Dalam Rangka Pendataan Potensi Desa (Podes) 2014 

Pada bulan April 2014, BPS akan melaksanakan kembali pendataan Potensi Desa (Podes). Pendataan Podes merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh BPS setiap 3 (tiga) tahun sekali dalam rangka memperoleh informasi terkini tentang infrastruktur sosial dan ekonomi, potensi sumber daya alam serta informasi lainnya berkaitan kemajuan pembangunan desa. Secara umum, pengertian Potensi Desa adalah kemampuan/ sumber daya yang dimiliki oleh desa yg berkemungkinan untuk dikembangkan, karena desa bukan sekedar wilayah administratif, tetapi juga merupakan wilayah Otonom.

Pendataan Podes dilaksanakan pada semua desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten di seluruh Indonesia yang dilaksanakan melalui wawancara langsung dengan narasumber yang relevan di desa/kelurahan, kecamatan dan dinas terkait di kabupaten/kota.

Mengingat kegiatan Pendataan Podes dilaksanakan pada semua desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten yang dilaksanakan melalui wawancara langsung dengan narasumber yang relevan di desa/kelurahan, kecamatan dan dinas terkaitdi kabupaten Bangka Tengah, maka pada hari Senin, 24 Maret 2014 kemarin dilaksanakan Rapat Koordinasi Pendataan Potensi Desa 2014 di ruang pertemuanSekretaris Daerah Bangka Tengah yang dihadiri oleh Sekda selaku pimpinan rapat, Assisten I Bidang Pemerintahan, Bappeda, Camat, BPS dan jajaran terkait dengan kegiatan Potensi Desa ini.

Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Ibnu Saleh pada pengantarnya menyatakan bahwa pendataan Potensi Desa sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, sehingga Beliau mengingatkan kepada para aparat Kecamatan khususnya agar menyiapkan data sebaik-baiknya, dan mengawal Desa/Kelurahan dalam mengisi kuesioner pendataan tersebut.

Pada pertemuan tersebut beberapa usulan bermunculan dalam rangka menghasilkan data yang berkualitas. Selain itu rapat koordinasi ini akan dilanjutkan pada tingkat kecamatan mengingat narasumber pendataan potensi desa tersebut akan melibatkan banyak pihak seperti PSM, penyuluh dan sumber lainnya yang dianggap relevan.

Respon pemerintah Kabupaten yang sangat baik ini sangat membantu kegiatan BPS di Kabupaten Bangka Tengah dan patut diapresiasi. Semoga Kegiatan Pendataan Potensi Desa di Kabupaten Bangka Tengah lancar dan menghasilkan data yang berkualitas. (Sa01)

Evaluasi Hasil Pengolahan Data Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian (SPP) 

Pengolahan data Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian (SPP) yang dilaksanakan pada bulan November 2013 yang lalu telah selesai dilaksanakan dan sedang melalui tahap evaluasi yang melibatkan Seksi Statistik Produksi dan Seksi Integrasi Pengolahan Data dan Diseminasi Statistik(IPDS) seluruh BPS Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Evaluasi diselenggarakan oleh BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Novilla – Sungailiat, Bangka pada tanggal 13-16 April 2014. Kegiatan evaluasi sangat penting agar data yang akan dipublikasikan telah terjamin kualitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara moril kepada masyarakat dan pemerintah.

Peringatan Hari Statistik Nasional 

Mungkin diantara kita belum banyak yang tahu bahwa Tanggal 26 September ditetapkan sebagai Hari Statistik Nasional. Sejarah itu bermula ketika pertama  kali kepala BPS waktu itu , Bp Suwito memohon kepada bapak Presiden Soeharto untuk berkenan menetapkan hari statistik nasional yang dirasa perlu untuk memupuk kesadaran masyarkat  akan statistik. Kemudian permintaan itu disetujui bersamaan dengan dikeluarkannya Undang undang nomor 7 tahun 1990 tentang statistik sebagai pengganti Statistik Ordonantie 1934 yang merupakan produk semasa colonial yang materinya dirasa sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan yang ada sekarang, akhirnya secara resmi hari statistik di setujui dengan dikeluarkannya surat Nomor B.259/M.Sesneg./1996 tanggal 12 Agustus 1996.  Tujuan penetaapan “hari statistik nasional” adalah untuk menggugah dan menumbuhkan kesadaran arti pentingnya data statistik bagi pelaku statistik (masyarakat, responden, produsen, dan konsumen data statistik) sehingga dapat memberdayakan secara maksimal semua pelaku menuju terwujudnya Sistem Statistik Nasional yang andal, akurat dan terpercaya. Dengan demikian semua kegiatan statistik diharapkan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.


Tahun ini hari statistik nasional jatuh pada hari Jumat 26 September 2014, dan dalam rangka memperingati hari Statistik Nasional, seluruh staf, KSK, dan Kepala BPS Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan upacara di halaman kantor BPS Kabupaten Bangka Tengah. Para peserta mengikuti upacara dengan khidmat, dimulai dengan pembacaan sambutan kepala BPS RI yang dibacakan oleh Kepala BPS Kab. Bangka Tengah, Dewi Safitri S.ST, M.Si, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjtukan lagu Mars Statistik.

Kemudian, setelah upacar berakhir, sebagai bentuk rasa syukur, acara dilanjutkan dengan potong tumpeng dan makan bersama seluruh pegawai BPS Kabupaten Bangka Tengah. Acara ini sekaligus untuk mempererat solidaritas dan rasa kebersaamaan antar para pegawai.



 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved