Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/www/htdocs/newsipid/_lib/viewer.class.php on line 509 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/www/htdocs/newsipid/_lib/viewer.class.php on line 509
ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

PROFIL DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS

 

KOMODITI UNGGULAN DAERAH

 

LINK TERKAIT

 

KONTAK DI DAERAH

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 5255284


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :
 

Tue, 30 Sep 2014

Profil Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas
 

Logo Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Kabupaten Kepulauan Anambas secara geografis terletak pada 2o55 LU 3o18 LU dan 105o42 BT 106o19 BT , dengan batas wilayahnya :

" Sebelah Barat berbatasan dengan Laut Cina Selatan
" Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Natuna
" Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan
" Sebelah Selatan berbatasan dengan Kepulauan Tembelan

Kabupaten Kepulauan Anambas yang beribukota di Tarempa ... Selengkapnya »



Peta Potensi
 

Klik bagian Legenda di bawah dan pilih komoditi yang akan ditampilkan.

Legenda
PropinsiKabupaten
Kopi Sapi
Kambing Wisata alam
Jagung Ubi Kayu
Ubi Jalar

  Re-Draw Map



  


Feed News    Berita Terbaru
 

Nelayan Anambas Kebagian Sedikit 

Nelayan Anambas Kebagian Sedikit

Potensi sumber daya perikanan di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, lebih banyak dieksploitasi perusahaan besar dari luar daerah dan kapal asing. Nelayan setempat, karena keterbatasan peralatan, baru menikmati sebagian kecil potensi.

"Ini adalah masalah yang paling mengganggu masyarakat nelayan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Nelayan dengan kapal besar, baik dari dalam negeri maupun asing, banyak masuk ke perairan Anambas. Mereka tidak saja mengambil ikan dari perairan Anambas, tetapi juga merusak lingkungan karena menggunakan jaring Irawl," kata Ketua Ikatan Kerukunan Keluarga Nelayan Anambas, Tarmizi Ahmad Jafilus. Senin (18/4).



Kapal yang berbobot mati di atas 20 ton, menurut Tarmizi, tak saja beroperasi di perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE) di sebelah utara dan barat Anambas. Kapal acapkali masuk sampai perairan dalam hingga dua mil dari garis pantai. Bahkan beberapa kali penduduk pernah men-dapati kapal asing merapat di pulau kecil di kabupaten itu.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Anambas Zukhrin menyatakan, kapal besar yang dioperasikan perusahaan, baik dalam negeri maupun asing, melakukan eksploitasi besar-besaran. Sementara nelayan tradisional hanya mampu menangkap ikan dalam jumlah kecil karena alat tangkapnya masih tradisional, yakni perahu kecil dengan atau tanpa mesin tempel. Alat tangkapnya pun hanya jaring pantai dan pancing.

Salah satu upaya pemberdayaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas adalah membuat rumpon di 380 titik pada 2010. Namun, langkah itu belum cukup memberi peningkatan yang berarti kepadanelayan tradisional

Menurut Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Syahrul Abdurrahman, perairan tidak dapat dikavling dalam hal pemanfaatan sumber daya perikanannya.

Untuk pengamanan dari pencurian kapal asing. Direktorat Jenderal PSDKP membuat perjanjian kerja sama dengan Pemkab Anambas dalam hal peningkatan patroli pengamanan.

Kabupaten Kepulauan Anambas, pemekaran dari Kabupaten Natuna pada 2008, adalah salah satu kabupaten terluar di Indonesia. Terletak di Laut China Selatan dan Laut Natuna, 98,65 persen wilayahnya berupa lautan.

Total produksi ikan selama 2009 adalah 7.583 ton, 94 persen hasil tangkap dan sisanya hasil budidaya. Jenisnya antara lain kerapu, kakap, napoleon, lobster, dan cumi. Penduduknya, 80 persen bekerja sebagai nelayan.

Maluku Utara

Di perairan Provinsi Maluku Utara, pencurian ikan oleh nelayan asal Filipina juga masih marak. Pencurian tak hanya dilakukan nelayan yang tak punya izin menangkap di perairan itu, tetapi juga mereka yang memiliki izin.

Direktur Polisi Air Kepolisian Daerah Maluku Utara Ajun Komisaris Besar Ario Gatut di Ternate, Senin (18/4), mengatakan sepanjang 2010 terdapat 15 kasus pencurian ikan di Maluku Utara oleh nelayan asal Filipina. Pencurian terakhir terjadi pada Februari 2011, oleh satu kapal nelayan Filipina. ( KO )

 

Naik 16 %, APBD Anambas 2013 Rp1,296 T 

Naik 16 %, APBD Anambas 2013 Rp1,296 T

keprionline.com ANAMBAS- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2013 Kabupaten Kepulauan Anambas ditetapkan sebesar Rp1,296 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 16 persen dari APBD tahun anggara 2012 capai Rp1,117 triliun. Disahkannya APBD tahun 2013 tersebut,  melalui rapat parpurna istimewa DPRD KKA, Rabu (26/12). 

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD KKA, Amat Yani. Selain pengesahan APBD tahun anggaran 2013, juga dilaksanakan pengesahan empat rancangan peraturan daerah (ranperda) menjadi peraturan daerah (Perda) diantaranya, RT/RW, tenaga kerja lokal, pengelolaan air tanah dan pertambangan mineral.

Wakil Bupati KKA Abdul Haris,SH mengatakan meningkatnya APBD Anambas karena silva bukan karena tidak terserap, melainkan karena adanya pertambahan dari anggaran 2012 yang masih belum terakomodir dan tidak terakomodir."Alhamdulillah, APBD Anambas meningkat sebesar 16 persen dari tahun 2012,"kata Haris.

 

Menurut Haris, pada APBD tahun 2013 tersebut terdiri dari  belanja tidak langsung 34 persen senilai Rp394 milar. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dari APBD tahun 2012. Belanja langsung 69.59 persen  atau sebesar Rp902 miliar, juga mengalami kenaikan sebesar 25.26 persen dari APBD tahun 2012."Belanja langsung jauh lebih besar dari pada belanja tidak langsung,"ujarnya.

Haris mengatakan, APBD Kabupaten Kepulauan Anambas termasuk APBD yang sangat sehat karena belanja langsung lebih besar dari pada belanja tidak langsung. Lantaran Anambas sangat mengutamakan belanja publik dan kepentingan umum."Artinya APBD Anambas pro masyarakat dan pro pembangunan,"paparnya.

Masih kata Haris, pembangunan infrastruktur dan pendidikan menjadi yang utama pada APBD Anambas 2013 nanti. Infrastruktur sendiri sebesar 25 persen, sedangkan pendidikan sebesar 19 persen. untuk pendidikan sendiri masih belum memenuhi amanat undang-undang, namun perlu diketahui anggara pendidikan terus eksis dan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun."fokus tahun 2013 ini bagaimana mensejahterakan masyarakat, agar daerah ini sejajar dengan daerah lain yang telah lama jadi,"ungkapnya.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati definitif pertama Kabupaten Kepulauan Anambas ini mengingatkan kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk benar-benar melaksanakan anggaran yang telah disahkan dengan sebaik-baiknya, sehingga APBD tahun 2013 ini benar-benar menyentu langsung kepada masyarakat."sekecil apapun dana APBD yang digunakan, wajib dipertanggungjawabkan dan dijalankan sesuai dengan fungsinya,"imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Amat Yani mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk benar-benar melaksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya agar tahun 2013 ini, pembangunannya jauh lebih baik lagi menuju kesejahteraan masyarakat yang diidam-idamkan."Diharapkan APBD KKA ini langsung menyentuh ke lapisan masyarakat yang paling bawah untuk pembangunannya,"tandasnya.Pada Rapat Paripurna istimewa tersebut dihadiri oleh Kepala SKPD, Muspida, Tokoh Agama, masyarakat dan lainnya.(KO ) 

 

 

 

 

 

 

Penyuluhan Hukum Bagi Aparatur Sipil Negara 

     Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui bagian Hukum dan Ortal menyelenggarakan Penyuluhan Hukum bagi aparatur sipil  daerah yang terdiri dari PA, ...

 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved