Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/www/htdocs/newsipid/_lib/viewer.class.php on line 509 Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/www/htdocs/newsipid/_lib/viewer.class.php on line 509
ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

PROFIL DAERAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR

 

KOMODITI UNGGULAN DAERAH

 

LINK TERKAIT

 

KONTAK DI DAERAH

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 5255284


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :
 

Sun, 30 Aug 2015

Profil Daerah Kabupaten Polewali Mandar
 

Logo Daerah Kabupaten Polewali Mandar secara geografis Kabupaten Polewalimamasa terletak di antara 2o40 00 - 3o32 00 LS dan antara 118o40 27 - 119o32 27 BT, luas wilayahnya adalah 2.022,30 Km2 atau 11,94% dari Luas Provinsi Sulawesi barat. wilayah ini terbagi atas 16 Kecamatan dan 167 Kelurahan/Desa. Perbatasan wilayahnya adalah :

- Di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Pinrang,
- Di sebelah barat berbatasan dengan Kabupa... Selengkapnya »



Peta Potensi
 

Klik bagian Legenda di bawah dan pilih komoditi yang akan ditampilkan.

Legenda


  


Feed News    Berita Terbaru
 

Perkembangan Transportasi Sulawesi Barat April 2015 

Jumlah pesawat yang berangkat melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat pada bulan April 2015 sebanyak 112 penerbangan atau naik 31,76 persen jika dibandingkan dengan Maret 2015 yang tercatat sebanyak 85 penerbangan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan bulan April tahun sebelumnya terjadi peningkatan sebesar 211,11 persen, yang pada saat periode tersebut jumlah pesawat mencapai 36 penerbangan.

Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat selama bulan April 2015 sebesar 3.695 orang. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret 2015 yang mencapai 2.811 orang, terjadi peningkatan sekitar 31,45 persen. Hal yang sama terjadi jika dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang mencapai 1.787 orang, maka terjadi peningkatan sebesar 106,77 persen.

Jumlah barang yang dibongkar melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat selama bulan April 2015 adalah sebesar 17,609 kg. Hal ini berarti bahwa terjadi penurunan sekitar -27,23 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret 2015 yang tercatat sebesar 24.198 kg. Jika dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 7.835 kg, terjadi kenaikan sekitar 124,75 persen.

Jumlah pelayaran yang melalui Sulawesi Barat selama periode bulan April 2015 sebanyak 225 unit. terjadi peningkatan 7,66 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret 2015 yang mencapai 209 unit. Apabila dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang mencapai 225 unit, tidak terjadi perubahan atau sebesar 0,00 persen.

Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat melalui Sulawesi Barat selama bulan April 2015 sekitar 1.737 orang. Apabila dibandingkan kondisi pada bulan Maret 2015 yang mencapai 1.554 orang, terjadi peningkatan sekitar 11,78 persen. Jika dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang mencapai 2.841 orang, terjadi penurunan sebesar -38,86 persen.

Tingkat Penghunian Kamar Hotel di Sulawesi Barat April 2015 

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Sulawesi Barat periode April 2015 mencapai 32,14 persen. TPK tersebut meningkat sebesar 4,29 poin dibandingkan dengan periode Maret yang mencapai 28,19 persen. Apabila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 30,54 persen, nilai TPK mengalami peningkatan sekitar 1,94 poin. Sementara itu, TPK Hotel Non Bintang atau akomodasi lainnya pada periode April 2015 mencapai 19,11 persen, atau naik 1,47 poin dari keadaan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 17,63 persen. Apabila dibandingkan periode Maret tahun sebelumnya yang mencapai 19,68 persen, maka terlihat penurunan sebesar -0,58 poin.

Rata-rata lama menginap tamu Asing pada Hotel Bintang di Sulawesi Barat periode April 2015 tercatat sebesar 0,00 hari atau tidak terjadi perubahan jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret 2015. Hal yang sama juga terjadi jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pada Hotel Non Bintang atau Akomodasi lainnya periode April 2015 mencapai 1,00 hari, tidak terjadi perubahan jika dibandingkan dengan bulan Maret tahun yang sama. Kemudian, jika dibandingkan dengan periode April tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 0,00 hari terjadi peningkatan sebesar 1,00 hari.

Rata-rata lama menginap tamu Nusantara pada Hotel Bintang di Sulawesi Barat periode bulan April 2015 sebesar 1,44 hari. Apabila dibandingkan dengan periode Maret 2015 yang tercatat sebesar 1,34 hari, telah mengalami peningkatan sebesar 0,10 hari. Kemudian, jika dibandingkan dengan periode April tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1,45 hari terjadi penurunan sebesar -0,01 hari. Rata-rata lama menginap tamu nusantara pada Hotel Non Bintang atau Akomodasi lainnya periode April 2015 sebesar 1,14 hari. Terjadi peningkatan sebesar 0,05 hari jika dibandingkan periode Maret 2015 yang tercatat sebesar 1,10 hari. Sementara itu, jika dibandingkan dengan bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1,40 hari, maka terjadi penurunan sebesar -0,26 hari.

Rata-rata Tamu per Kamar atau Guest Per Room (GPR) pada Hotel Bintang di Sulawesi Barat periode April 2015 sebesar 1,75 orang. Terjadi peningkatan sebesar 0,11 orang dibandingkan periode Maret 2015 yang tercatat sebesar 1,63 orang. Kemudian, periode April tahun sebelumnya tercatat sebesar 1,85 orang, terjadi penurunan sebesar -0,10 orang. Untuk Hotel Non Bintang atau Akomodasi lainnya periode bulan April 2015, rata-rata tamu per kamar mencapai 1,88 orang. Apabila dibandingkan dengan periode Maret 2015 yang tercatat sebesar 1,81 orang, rata-rata tersebut naik sebesar 0,07 orang. Sementara itu, jika dibandingkan dengan rata-rata tamu per kamar periode April tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1,96 orang, terjadi penurunan sebesar -0,08 orang.

Ekonomi Sulawesi Barat Triwulan I-2015 Mengalami Konstraksi (Q TO Q) Sebesar 4,26 Persen dan 6,02 Persen (Y ON Y) 

Perekonomian Sulawesi Barat triwulan I-2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai 7,56 Triliun Rupiah dan sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai 6,03 triliun Rupiah.

Ekonomi Sulawesi Barat triwulan I-2015 mengalami pertumbuhan minus sebesar 4,26 persen (q to q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 10,39 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor sebesar 4,50 persen.

Adapun perekonomian Sulawesi Barat jika diukur berdasarkan triwulan yang sama tahun 2014 mengalami pertumbuhan 6,02 persen. Pertumbuhan tertinggi menurut kategori sebesar 22,02 persen pada industri pengolahan dan 7,65 persen pada komponen pembentukan modal tetap bruto menurut pengeluaran.

Februari 2015: Tingkat Pengangguran Terbuka Sulawesi Barat Sebesar 1,81 Persen 

Pada bulan Februari 2015, jumlah angkatan kerja di Sulawesi Barat sebanyak 647,7 ribu orang. Angka tersebut meningkat sekitar 39,3 ribu orang atau naik sebesar 6,45 persen dibanding bulan Agustus 2014. Selama setahun (Februari 2014 – Februari 2015) jumlah angkatan kerja mengalami peningkatan sebesar 7,82 persen. 

Pada bulan Februari 2015, penduduk yang bekerja sebanyak 636,0 ribu orang atau meningkat sebesar 40,2 ribu orang (6,75 persen) selama satu semester terakhir. Pertambahan penduduk yang bekerja selama setahun (Februari 2014 – Februari 2015) sebesar 44,9 ribu orang (7,59 persen).

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) bulan Februari 2015 mencapai angka sebesar 1,81 persen, artinya dari sekitar 100 penduduk yang termasuk angkatan kerja, 2 orang diantaranya adalah pengangguran. Angka ini naik dibandingkan dengan TPT bulan Februari 2014 sebesar 1,60 persen, akan tetapi mengalami penurunan jika dibandingkan dengan TPT Agustus 2014 (2,08 persen).

Pekerja tidak penuh di Sulawesi Barat mencapai angka 338,6 ribu orang atau sekitar 53,24 persen, sedangkan sisanya sebanyak 297,4 ribu orang (46,76 persen) merupakan pekerja penuh.

Penyerap terbesar tenaga kerja di Sulawesi Barat adalah sektor usaha pertanian. Pada bulan Februari 2015, jumlah penduduk yang bekerja pada sektor ini sebesar 56,18 persen dari jumlah penduduk yang bekerja atau sebanyak 357,3 ribu orang. 

Pada bulan Februari 2015, persentase pekerja informal di Sulawesi Barat mencapai angka 75,58 persen dari total pekerja yang ada atau sebanyak 480,7 ribu orang. Sementara itu sisanya sebanyak 155,3 ribu orang (sekitar 24,42 persen) merupakan pekerja formal. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan Februari 2014, terjadi peningkatan pekerja informal di Sulawesi Barat sebanyak 69,3 ribu atau naik sebesar 16,58 persen.

Pekerja berpendidikan rendah (SLTP ke bawah) masih mendominasi di Sulawesi Barat. Besaran tersebut mencapai angka 480,2 ribu atau sekitar 75,50 persen. Sementara itu pekerja yang berpendidikan menengah (SMA dan SMK) sebanyak 102,1 ribu atau 16,05 persen dan yang memiliki pendidikan tinggi (Diploma dan PT) sebanyak 53,8 ribu orang atau 8,45 persen.

Pertumbuhan Produksi Industri Mikro dan Kecil Sulawesi Barat Triwulan I 2015 

Pertumbuhan (q-to-q) produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Provinsi Sulawesi Barat triwulan I tahun 2015, tumbuh positif sebesar 7,25 persen.

Pertumbuhan (y-on-y) produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Provinsi Sulawesi Barat pada triwulan I tahun 2015 juga mengalami pertumbuhan positif sebesar 14,35 persen.

 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved