ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

PROFIL DAERAH KABUPATEN BUTON UTARA

 

KOMODITI UNGGULAN DAERAH

 

LINK TERKAIT

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 525584


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :
 

Fri, 22 Aug 2014

Potensi Wisata Budaya di Kabupaten Buton Utara
 

Adapun Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Buton Utara tersebar di beberapa wilayah antara lain sebagai berikut :

1. Benda Cagar Budaya Di Kelurahan Bonelipu
- Benteng Koro ,
Terletak kira kira 1 km arah tenggara ibukota kelurahan Bonelipu. benteng ini didirikan oleh Lakoni Koro dengan tujuan mempertahankan diri dari serangan musuh.
- Makam Wangkolo,
Makam ini terletak kira-kira 50 meter arah benteng koro. dikisahkan bahwa wangkolo adalah leluhur salah seorang leluhur masyarakat koro yang sangat sakti.
- Makam / Kubur Jin,
Makam ini berada dalam lingkungan Benteng Koro yaitu sisi timur dingin bagian barat.
- Makam Kuno 12 Nisan,
Makam ini terletak kira-kira 150 meter arah timur dinding benteng bagian barat.

2. Benda Cagar Budaya Di Desa Rombo
- Sumur Tua,
Bagian permukaan sumur telah direnovasi sejak masuknya bangsa Belanda dengan ukuran mulut 2 x 2 meter dengan kedalaman 32 meter.
- Guci Tegensano
Guci Tegesano terletak Kurang lebih 500 meter arah tenggara ibukota desa Rombo.Guci ini merupakan salah satu kelengkapan iring-iringan mayat Sangia Double dari kampung Wamboule hingga ahir desa Rombo.

3. Banda Cagar Budaya Kelurahan Lakonea
- Benteng Panggilia,
Benteng Panggilia terletak kurang lebih 3 km kearah tenggara Benteng Lipu. Benteng ini didirikan oleh Sangia Rau dengan tujuan untuk mempertahankan diri dari serangan suku Tobelo.
- Benteng Lipu ( Keraton Kulisusu)
Benteng Lipu terletak kurang lebih 1 km dari ibukota kecamatan kalisusu dengan berada diatas bukit dengan ketinggian 60 m dari permukaan laut. Benteng ini didirikan untuk melindungi serangan musuh utamanya suku Tobelo dan bangsa belanda.

4. Bangunan Cagar Budaya Dalam Kompleks Benteng Lipu
- Masjid Keraton Kulisusu,
Mesjid ini merupakan mesjid pertama yang dibangun setelah masyarakat memeluk agama Islam. Ukuran dasar Bangunan : Panjang 18 m, Lebar 17,25 m, Tinggi 1,50 m, dan terendah 1,30 meter.
- Kulisusu ( Kulit Lokan),
Benda ini adalah yang melatar belakangi penanaman Kulisusu.
- Raha Bulelenga
Bangunan ini berfungsi sebagai tempat Mancuana untuk meramal meminta berkah akan keselamatan rakyatnya. ukuran bangunan ini 6,10 m x 6,10 m.
- Baruga
Bangunan ini berfungsi sebagai tempat pembuatan perahu pada masa para islam. setelah perahu selesai bangunan pelindungnya dijadikan tempat musyawarah masyarakat.
- Makam makam kuno

5. Bangunan Cagar Budaya Luar Kompleks
- Benteng Lipu
- Benteng Mata Oleo
- Pos Penjagaan Mata Oleo
- Old Wells Mata Oleo

6. Banda Cagar Budaya Di Kelurahan Bangkudu
- Makam Tasau Eya

7. Benda Cagar Budaya Di Desa Eelahaji
- Benteng Bengkulu

8. Bangunan Cagar Budaya Dalam Kompleks Benteng
- Kamali
- Baruga
- Bale Banawa
- Makam Murhum
- Makam anakodda Wahabu
- Makam Mokole
- Makam Cina Laguna

9. Benda Cagar Budaya Di Desa Tomoahi
- Benteng Gundu
- Benteng Laihori
- Benteng Tomoahi

10. Upacara Tradisional
- Kabengka ( Perere / Sunatan )
proses peralihan anak anak ke masa remaja yang ditandai dengan pengislaman atau sunatan
- Alionda :
sebuah tarian yang dilaksanakan disaat menyambut bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan tiga hari sebelum ramadhan dan 3 hari sesudah bulan ramadhan
- Kompania :
sebuah tarian yang di pertunjukan saat penjemputan tamu terhormat


Legenda
PropinsiKabupaten
Wisata Budaya

  Re-Draw Map


  


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved