ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

PELUANG INVESTASI

 

PROFIL DAERAH KALIMANTAN TIMUR

 

KOMODITI UNGGULAN DAERAH

 

KABUPATEN

 

LINK TERKAIT

 

KONTAK DI DAERAH

 
 


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :

Sun, 26 Oct 2014


 

NALCO-PEMPROV KALTIM BANGUN PABRIK PELEBURAN ALUMINIUM

2011-10-14

 National Aluminium Company Ltd (Nalco) --perusahaan aluminium milik pemerintah India-- membuat nota kesepahaman kerja sama teknis dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk merealisasikan rencana investasi membangun pabrik peleburan aluminium dan pembangkit listrik di Kutai Timur (Kutim) senilai US$4 miliar.

Direktur Eksekutif Nalco PK Mohapatra dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menandatangani nota kesepahaman kerja sama itu di Jakarta, Selasa, disaksikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menteri Perdagangan, Perindustrian dan Tekstil India Shri Anand Sharma.

Mohapatra mengatakan, Nalco menjalin kerja sama dengan pemerintah lokal supaya bisa segera merealisasikan proyek pembangunan pabrik peleburan aluminium dan pembangkit listrik di Kutai Timur, Kaltim. "Untuk pembangunan jalan dan infrastruktur kami butuh bantuan pemerintah," katanya.

Gubernur Awang mengatakan siap membantu perusahaan aluminium milik pemerintah India itu menjalankan rencana investasinya. "Kami siap membantu dalam perizinan, penyediaan lahan dan dukungan infrastruktur," katanya.

Ia menambahkan pihaknya telah menyelesaikan proses perizinan yang diperlukan Nalco untuk merealisasikan investasinya.

Nalco, produsen logam terbesar kedua di India yang berbasis di Bhubaneswar, berencana membangun peleburan aluminium dengan kapasitas 500.000 ton per tahun dan pembangkit listrik dengan daya 1.250 megawatt.

Mohapatra mengatakan bersamaan dengan proses pelaksanaan proyek itu pihaknya akan mencari mitra perusahaan Indonesia untuk membentuk perusahaan patungan.

"Kami akan mencari mitra dari Indonesia untuk membentuk perusahaan patungan di Indonesia, siapa yang akan bermitra dengan kami membangun pembangkit listrik... Kami akan menyampaikan ke pasar dan publik supaya mereka bisa ambil bagian," katanya.



ARSIP BERITA
 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved