ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

PELUANG INVESTASI

 

PROFIL DAERAH JAWA TIMUR

 

KOMODITI UNGGULAN DAERAH

 

KABUPATEN

 

LINK TERKAIT

 

KONTAK DI DAERAH

 
 


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :

Wed, 23 Apr 2014


 

DPS Operasikan Galangan di Lamongan

2012-06-13

 Besok Selasa (1/5/2012), PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) akan resmi mengoperasikan galangan kapalnya yang baru yang terletak di pantai Brondong Lamongan, Jawa Timur.

Galangan yang mulai dibangun sejak Juni 2010 ini rencananya akan digunakan untuk membangun kapal baru, terutama untuk jenis kapal tanker karena kedalaman kolamnya mencapai sekitar 8 meter hingga 10 meter. Sementara galangan di Perak akan diprioritaskan untuk reparasi kapal karena kedalaman kolamnya yang terbatas.

“Pembangunan galangan di Brondong Lamongan tahap satu yang meliputi pembangunan landasan sudah selesai. Besok rencananya kami akan mulai mengoperasikannya. Untuk tahap awal, akan kami gunakan untuk melayani reparasi kapal dulu. Baru satu tahun kemudian bisa melakukan pembangunan kapal baru,” ujar Direktur Produksi PT DPS, I Wayan Yoga Djunedy, Surabaya, Senin (30/4/2012).

Wayan mengatakan, pembangunan galangan kapal di Brondong tersebut meliputi empat tahap dengan total investasi sekitar Rp400 miliar. Untuk tahap pertama, yaitu pembangunan landasan telah menelan dana sebesar Rp25 miliar.

“Dana tersebut 30% dari dana internal PT DPT sementara sisanya kami peroleh dari kredit dari perbankan. Pada tahan pertama ini, kami telah bekerjasama dengan pihak bank swasta dalam negeri,” ujarnya.

Sementara untuk pembanunan tahap kedua yaitu pembangunan perkantoran dan fasilitas lain rencananya akan dimulai setelah ini. Diperkirakan, dana yang akan terserap sekitar Rp65 miliar, selanjutnya akan dilanjutkan untuk pembangunan tahap ke tiga dengan investasi sebesar Rp100 miliar dan sisanya untuk pembangunan tahap ke empat.

“Untuk tahap kedua besok sudah banyak tawaran kredit dari perbankan diantaranya dari Bank plat merah seperti BRI dan BNI. Semua akan kami seleksi, mana yang bisa memberikan keuntungan lebih banyak,”ungkapnya.

Lebih lanjut Wayan mengungkapkan, galangan yang berkapasitas maksimal 30.000 death weight ton (DWT) ini rencananya akan dibangun dilahan seluas 30 hektar. Selain dengan membebaskan lahan milik masyarakat, lahan tersebut diperoleh dengan cara reklamasi atau pengurukan dasar pantai disekitar lokasi.

Terkait penyerapan tenaga kerja, ia mengungkapkan, jika galangan tersebut sudah sepenuhnya beroperasi, maka tenaga kerja yang bisa diserap mencapai 800 orang hingga 900 orang tenaga kerja. Banyaknya tenaga kerja yang terserap karena ada banyak pekerjaan yang harus ditangani, seperti pekerjaan plat, listrik, mesin, las dan lain sebagainya. Sebagian besar akan kita pekerjaan dengan sistem outsourcing dan hanya jabatan supervisi ke atas saja yang menjadi pekerja organik.

“Namun untuk permulaan, hanya akan bisa menyerap sekitar 100 orang hingga 150 orang saja,” ungkapnya. kabarbisnis.com



ARSIP BERITA
 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved