ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

DAERAH INVESTASI

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 525584


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :

Fri, 18 Apr 2014


 

Kepala BKPM: Indonesia Masih Menarik Untuk Investasi

2012-06-14

Tribunnews.com - Kamis, 14 Juni 2012 20:48 WIB

 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang baru, Muhammad Chatib Basri menilai cukup baik realisasi investasi penanaman modal pada kuartal-I 2012 sebesar Rp71,2 triliun atau tumbuh sebesar 32,5 persen, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp53,6 triliun.

Malah capaian ini menurutnya, salah satu yang tertinggi dalam sejarah. Namun, persoalannya kini di tengah bayang-bayang krisis ekonomi yang terjadi di Yunani (Eropa) dan belum membaiknya iklim ekonomi Amerika, apakah kuartal II, III dan IV, capaian ini bisa bertahan.

“Tentu dari sisi itu invesment punya tantangan ini yang sebetulnya kita lihat dari pesan bapak Presiden dalam waktu singkat ini yang harus jawaban,” ungkapnya usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/6/2012).

Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasiona ini tetap optimis ditengah terpaan ekonomi global itu iklim investasi di Indonesia masih mengiurkan dan tercapai. Apalagi, kini sumber pertumbuhan dunia telah beralih ke Asia, termasuk Indonesia di dalamnya.“Kalau kita bicara mengenai Asia sebetulnya tiga negara besar, yakni China, Asia timur, India, Asia Selatan, dan ASEAN. Indonesia itu ekonominya 48 persen dari ASEAN,” katanya.

“Dengan begini pasar Indonesia masih sangat menarik sebetulnya. India sudah tumbuh 5 persen sekarang, Indonesia bisa tumbuh 6,3 persen ,” lanjutnya menjelaskan.
 
Melihat hal itu, tegas dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini, peluang investasi masih sangat besar buat Indonesia. Sekarang menurutnya, tinggal dari sisi Indonesia sendiri dalam memanfaatkan peluang tersebut.
 
Upaya pembenahan, sudah tentu harus dilakukan, agar investasi ke Indonesia mengucur. Pun, permasalahan yang selama ini timbul perlu diatasi sehingga investor dapat berinvestasi dengan baik di tanah air.
 
“Apa yang perlu diatasi, saya kira soalnya masih klasik. Bahwa invesment sudah mulai naik tetapi juga kita tidak bisa menutup bahwa iklim investasi harus diperbaiki, mulai dari waktu kesepakatan bisnis, rantai birokrasi, berkaitan infrastruktur. saya kira itu,” beber  pendiri CReco Research Institute ini kepada wartawan. 
 
Terkait birokrasi, ia mengatakan perlu adanya sistem kordinasi yang baik antara BKPM dan Kementerian. Hal ini penting karena perangkat instruksi tidak ada di BKPM.

“Tetapi untuk menjamin untuk investasi terjadi, ini tidak sekedar asetnya saja, tetapi juga aset yang tidak kelihatan itu adalah kebijakan kondusif. Ini sebagain dari kerjasama seluruhnya dari Kementerian. Saya tidak bisa bilang saya review karena instrumenya bukan di kita. Tetapi kita bilang dari segi investasi itu yang dibutuhkan iklim yang kondusif,” jelasnya.

 



ARSIP BERITA
 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved