Pengembangan Industri Pengalengan Ikan Industri

Sorong, Papua Barat
KEK Sorong dikelola oleh PT. Malamoi Olom Wobok (MOW) KEK Sorong dengan kepemilikan saham Pemerintah Kabupaten Sorong. KEK Sorong di-supply PLTMG 100 MW dengan sumber jaringan pipa gas serta didukung 2 unit gardu listrik dan 5 BTS Telepon. Pada areal KEK Sorong tersedia fasilitas Jetty untuk angkutan Kapal Curah Kering serta sebuah dermaga Kapal Ro-ro. Pelabuhan Arar di Kabupaten Sorong terletak di kawasan KEK Sorong, merupakan pelabuhan pengumpul dengan luas 4 ha yang dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan serta memiliki fasilitas utama berupa dermaga konstruksi beton dengan panjang 100 m. Lokasi Pelabuhan Arar dan Pelabuhan Sorong yang berdekatan (< 50>
Salah satu industri yang dapat dikembangkan di KEK Sorong adalah industri pengalengan ikan. Jenis ikan yang dapat dikalengkan adalah ikan tuna dan cakalang. Biaya produksi pada industri ini diperkirakan dapat tumbuh 5,1% per tahun. Sistem produksi pengalengan tuna bersifat make to order, sehingga utilitas pabrik tidak selalu berproduksi 100%. Industri ini dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 149 orang dan beroperasi selama 300 hari dalam 1 tahun. Industri pengalengan ikan dapat menumbuhkan sektor usaha lain seperti pabrik tepung tulang ikan, pabrik pakan ternak, pabrik terasi, industri kaleng serta industri garam.



Video

Info Peluang

Sektor Industri

Provinsi Papua Barat

Kab/kota Sorong

Tahun 2020

Nilai Investasi Rp. 2 Triliun

IRR 27,58%

Payback Period 6,7 Tahun

Kontak
081344496191
Business Director

Detail Dokumen

Mohon masukan data anda terlebih dahulu, tautan untuk unduh dokumen akan dikirimkan melalui E-Mail.

Detail Dokumen