Smelter Nikel Sulfate Industry Smelter

Halmahera Timur, Maluku Utara
Nikel merupakan komoditi unggulan Kabupaten Halmahera Timur dengan jumlah sumberdaya dan cadangannya merupakan salah satu terbesar di dunia. Rencana pabrik smelter berada di Desa Subaim, Kecamatan Wasile-Wasile Selatan. Keunggulan yang dimiliki lokasi ini adalah infrastruktur pendukung (pelabuhan khusus), status lahan clean and clear dan merupakan Area Penggunaan Lain (APL), serta kemudahan akses dengan beberapa Izin Usaha Pertambangan (IUP), Operasi Produksi (OP) nikel aktif.
Teknologi yang direncanakan pada pabrik smelter ini adalah High Pressure Acid Leaching (HPAL) dengan produk akhir Mixed Sulfide Precipitate (MSP) dengan kapasitas 34.000 ton per tahun dan memiliki kadar 55% nikel dan 5% kobalt. Pemilihan teknologi ini dikarenakan keterbukaan pasar produk akhir nikel dan kobalt murni berupa baterai kendaraan listrik, serta cadangan limonit berkadar rendah (< 1>
Cadangan bijih nikel kadar rendah di Halmahera Timur sebesar 39,5 juta ton, maka diperkirakan umur smelter dapat mencapai minimal 20 tahun untuk tahap awal pemanfaatan cadangan dari pesisir barat Halmahera Timur. Total umur ekonomis dapat mencapai 109 tahun melalui pertimbangan konversi sumber daya menjadi cadangan, temuan cadangan baru melalui eksplorasi, serta pemanfaatan cadangan dari seluruh Halmahera Timur.




Video

Info Peluang

Sektor Smelter

Provinsi Maluku Utara

Kab/kota Halmahera Timur

Tahun 2020

Nilai Investasi Rp. 9 Triliun

IRR 11,25%

Payback Period 10 Tahun

Kontak
085215607586
KEPALA DINAS

Detail Dokumen

Mohon masukan data anda terlebih dahulu, tautan untuk unduh dokumen akan dikirimkan melalui E-Mail.

Detail Dokumen