Basemap gallery
Info Peluang

Sektor     :
Smelter
Proyek     :
Smelter Nikel Sulfate Industry
Provinsi   :
Maluku Utara
Kab/kota :
Halmahera Timur
Luas Lahan :
40
Tahun        :
  2020
Nilai

Investasi
: Rp. 9 Triliyun
IRR            :
11,25%
NPV          :
Rp. 8.011.443.720.000
PP             :
10 Tahun
Sumber    :
DPMPTSP KABUPATEN HALMAHERA TIMUR

Full Peta


Nikel merupakan komoditi unggulan Kabupaten Halmahera Timur dengan jumlah sumberdaya dan cadangannya merupakan salah satu terbesar di dunia. Rencana pabrik smelter berada di Desa Subaim, Kecamatan Wasile-Wasile Selatan. Keunggulan yang dimiliki lokasi ini adalah infrastruktur pendukung (pelabuhan khusus), status lahan clean and clear dan merupakan Area Penggunaan Lain (APL), serta kemudahan akses dengan beberapa Izin Usaha Pertambangan (IUP), Operasi Produksi (OP) nikel aktif.
Teknologi yang direncanakan pada pabrik smelter ini adalah High Pressure Acid Leaching (HPAL) dengan produk akhir Mixed Sulfide Precipitate (MSP) dengan kapasitas 34.000 ton per tahun dan memiliki kadar 55% nikel dan 5% kobalt. Pemilihan teknologi ini dikarenakan keterbukaan pasar produk akhir nikel dan kobalt murni berupa baterai kendaraan listrik, serta cadangan limonit berkadar rendah (< 1>
Cadangan bijih nikel kadar rendah di Halmahera Timur sebesar 39,5 juta ton, maka diperkirakan umur smelter dapat mencapai minimal 20 tahun untuk tahap awal pemanfaatan cadangan dari pesisir barat Halmahera Timur. Total umur ekonomis dapat mencapai 109 tahun melalui pertimbangan konversi sumber daya menjadi cadangan, temuan cadangan baru melalui eksplorasi, serta pemanfaatan cadangan dari seluruh Halmahera Timur.